Pernah melihat ara industri/pabrik maupun kompleks perumahan atau apartemen elit yang dikelilingi dengan pagar pembatas tinggi? Biasanya pagar tersebut bukan hanya berfungsi untuk keamanan, pagar tersebut juga berfungsi sebagai noise barrier.
Apa Itu Noise Barrier?
Noise barrier atau terkadang juga disebut sound barrier adalah pagar outdoor yang bukan hanya berfungsi sebagai pembatas/penanda area suatu properti dan untuk menjaga keamanan, melainkan juga berfungsi untuk meredam suara.
Umumnya digunakan untuk meredam jalan raya/area transportasi atau area pabrik & industri agar suara dari jalan raya/pabrik tidak menggnaggu area pemukiman.
Terbuat dari Apa Sound Barrier?
Sound barrier terbuat dari berbagai macam material, di antaranya adalah:
1. Beton/Bata Merah
Beton maupun bata merupakan material yang paling umum digunakan untuk membuat noise barrier karena beberapa alasan:
-
Kepadatan tinggi
-
Partikel-partikelnya rapat
-
Kuat di segala cuaca dan tahan lama
-
Tidak akan berkarat
-
Tidak akan lapuk
Bagaimana dengan batako maupun bata ringan? Batako dan bata ringan kurang disarankan karena pori-porinya tidak serapat beton dan bata merah.
2. Metal
Material pembuatan sound barrier yang kedua adalah metal. Metal dipilih karena tahan panas dan api. Banyak ragam sound barrier yang terbuat dari metal, di antaranya adalah:
-
Panel metal solid (bukan berporated). Ada yang terdiri dari satu lapis maupun berupa sandwich panel (terdiri dari dua lapis yang di dalamnya terdapat tambahan material peredam suara)
-
Panel metal perforated satu lapis maupun dua lapis tanpa material peredam suara
-
Perforated sandwich panel (terdiri dari dua lapis, bagian dalamnya terdapat tambahan material peredam suara)
Untuk panel perforated biasanya terdapat variasi berupa celah berbentuk garis-garis panjang, bukan lingkaran.
Bedanya sound barrier metal tanpa lubang dengan perofrated adalah:
-
Perforated sound barrier satu lapis atau dua lapis tapi tanpa tambahan peredam suara, berfungsi untuk mengurangi tekanan angin pada strukutr. Biasanya diaplikasikan pada sound barrier yang tergolong tinggi.
-
Perforated sound barrier dua lapis dengan tambahan peredam suara (sandwich panel) berfungsi untuk meredam suara yang dipantulkan kembali ke jalan raya/area pabrik sehingga baik warga di lingkungan pemukiman maupun pengguna jalan raya/area pabrik sama-sama tidak terganggu
3. Kayu
Kayu lazimnya digunakan untuk noise barrier pada hunian pribadi. Hampir tidak pernah digunakan untuk jalan umum seperti jala tol atau flyover, area apartemen/kompleks perumaha, dan area pabrik.
Kayu dipilih karena biaya yang lebih murah dibandingkan bata/beton, metal, dan akrilik. Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam membuat sound barrier dari kayu:
-
Antar panel kayu harus rapat, tidak boleh ada celah sama sekali. Jangan sampai seperti membuat pagar biasa.
-
Bagian bawah sound barrier juga harus rapat: sebaiknya Anda membuat pondasi sound barrier dari bata/beton terlebih dahulu
-
Di salah satu sisi noise barrier (sebaiknya pada sisi yang menhadap ke rumah Anda, bukan jalan raya) sebaiknya dilengkapi dengan material peredam suara tambahan yang tahan air seperti MLV atau material lain sejenisnya.
-
MLV dapat langsung dipasang pada permukaan noise barrier
4. Akrilik dan Polycarbonate
Biasanya akrilik dan polycarbonate digunakan sebagai sound barrier karena pertimbangan pemandangan di sepanjang jalan. Rangka-rangka yang digunakan untuk memasang dan menopang panel akrilik/polycarbonate biasanya berupa metal/besi.
Teknik pemasangan yang digunakan bukan berupa double glass sebagaimana kaca kedap suara. Melainkan menggunakan akrilik atau polycarbonate dengan ketebalan tinggi, sekitar 10-20 mm.
Sound barrier yang terbuat dari akrilik atau polycarbonate tidak menerapkan teknik double glass karena beberapa alasan:
-
Air space di antara panel akan terisi oleh debu dan kotoran lainnya sehingga sound barrier akan cepat kotor
-
Jika muncul embun di bagian dalam panel, air dari embun tersebut akan terjebak di dalamnya, makin lama air akan bertambah banyak dan semakin kotor
-
Biaya pembuatan lebih mahal dibandingkan menggunakan satu panel akrilik/polycarbonate
-
Noise barrier bukan untuk menciptakan ruang kedap suara, tetapi untuk memblokir dan membelokkan suara sehingga tidak perlu double glass
Bisakah Sound Barrier Diterapkan Pada Rumah?
Jika rumah Anda berada dekat jalan raya, tol, lintasan kereta api atau area pabrik, tetapi tidak ada sound barrier umum yang dibuat oleh pemerintah setempat atau perusahaan terkait maka Anda dapat membuat sound barrier sendiri. Material yang paling disarankan adalah bata merah maupun beton.
Tinggi sound barrier sebaiknya dibuat setara dengan garis bawah atap dan mendekati rumah, bukan jalan raya. Sound barrier ini akan membuat suara dari jalan raya langsung dibelokkan ke atas/belakang rumah Anda
Namun, jika terkendala luas lahan, dengan mempertimbangkan beberapa hal (seperti lahan harus digunakan sebagai carport dan taman) maka Anda dapat membuat sound barrier mendekati jalan raya.
Opsi lain adalah dengan membuat sound barrier berada di tengah-tengah, tidak terlalu dekat dengan rumah maupun tidak terlalu dekat dengan jalan raya. Untuk lebih memahami posisi sound barrier dan pengaruhnya terhadap kemampuan memblokir dan membelokkan suara, silakan perhatikan ilustrasi berikut:

[insert gambar]
Berapa Minimal Ketinggian Sound Barrier?
Tidak ada nilai baku. Namun, terdapat trik yang dapat diikuti, yaitu tinggi minimal sound barrier harus dapat menghalangi line of sight Anda sebagai pendengar dengan jalan raya. Artinya, ketika Anda berdiri, noise barrier harus mampu menghalangi pandangan Anda ke jalan raya. Jika jalan raya masih dapat terlihat, tandanya sound barrier kurang tinggi.
Akan tetapi, berdasarkan tinggi rata-rata orang dewasa di Indonesia maka tinggi sound barrier dapat dibuat 2 meter. Sound barrier dengan ketinggian 2 meter dapat mereduksi bunyi sebanyak 5-10 dB (cukup signifikan).
Ingat, sound barrier tidak akan bisa membuat rumah menjadi senyap total. Mereka hanya berfungsi untuk meredam dan meminimalisir suara dari jalan raya, area transportasi, dan area pabrik & industri.
Ketinggian Bukan Faktor Tunggal
Ketinggian sound barrier sangat berpengaruh terhadap efektivitasnya, tetapi bukan faktor satu-satunya. Ketebalan dan kepadatan material pembuatan sound barrier juga berpengaruh. Sehingga, jika Anda membuat sound barrier dari bata atau beton, Anda dapat menggunakan dua lapis tanpa konsep decoupling.
Apabila dirasa terlalu memakan anggaran maka Anda dapat menambahkan material peredam suara sepreti MLV dan rubber sheet di sisi sound barrier yang menghadap ke rumah Anda.
Siap membuat noise barrier? Anda bisa mendapatkan material peredam suara pendukung sound barrier di Tokopedia MyStudio Acoustic. Jika ingin melakukan peredaman suara ruangan tertentu silakan hubungi WhatsApp kami.
Dapatkan tips peredaman dan pemblokiran suara lainnya di Instagram dan TikTok kami secara gratis.